Sambut Tahun Baru 2017, Jogya Flying Club Ajak Terbang Tandem

1100
Terbang trike di Yogya. Sumber gambar: Rosyid

Untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru 2017, para penerbang pesawat trike (microlight)  dan pesawat sayap tetap (fix wing) yang tergabung dalam organisasi Jogya Flying Club, terbang tandem masyarakat. Terbang tandem di atas kota Yogyakarta selanjutnya terbang menuju kawasan Pantai Selatan, Parangtritis, berlangsung pada 31 Desember 2016 dan 1 Januari 2017. Sejumlah 2 pesawat trike dan 2 pesawat sayap terbang dari landasan udara Adisucipto dan kemudian mendarat di landasan FASI Depok, Parangtritis.

Menurut salah satu pilot senior trike Jogya Flying Club yang juga atlet kawakan gantole, Rosyid Rido, penerbangan trike dan pesawat sayap tetap dari Adisucipto, semua kursi terisi penuh.

Pesawat trike yang digunakan untuk terbang tandem desainnya seperti sepeda motor dan pengemudi serta penumpangnya dalam posisi berboncengan. Semuanya mengenakan helm dan alat komunikasi. Kemudi pesawat trike berwujud segitiga yang terbuat dari alumunium yang biasa digunakan untuk pesawat terbang. Teknik mengemudikannya seperti menerbangkan gantole dan dilengkapi GPS untuk petunjuk arah. Sementara untuk pesawat sayap tetap merupakan pesawat ringan jenis Zenith CH-750  dan bisa membawa dua orang penumpang.

Sebenarnya bukan hanya tiap acara Tahun Baru saja, para penerbang trike dan pesawat sayap tetap Jogja Flying Club mengajak terbang tandem bagi masyarakat yang berminat. Setiap Sabtu dan Minggu, para komunitas Jogya Flying Club selalu berkumpul di landasan udara Adisucipto untuk mengadakan latihan terbang dari pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Ada sebanyak 18 trike dan acara latihan serta pendidikan terbang bisa disaksikan oleh masyarakat luas. Tidak hanya itu bagi masyarakat yang ingin terbang tandem juga diberi kesempatan dan tidak dipungut biaya.

Author: A. Winardi