Menggambar dan Mewarnai Hilangkan Kejenuhan pada Penerbangan Panjang

928
penerbangan panjang
Sumber gambar: Reni Rohmawati

Menonton film, mendengarkan musik, dan main game, di pesawat terbang pada penerbangan panjang yang memakan waktu lebih dari empat jam boleh jadi membosankan. Ingin hiburan lain, sekaligus terapi untuk menghilangkan kejenuhan? Cobalah menggambar atau mewarnai gambar.

“Bagi orang dewasa, menggambar mewarnai itu bisa untuk relaksasi. Bahkan ada penelitian yang menyebut bahwa menggambar mewarnai itu bisa mencegah demensia atau pikun karena menggambar mewarnai seperti meditasi,” kata Yandramin Halim, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, usai membuka butik Faber-Castell di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Maka alangkah menyenangkan jika maskapai penerbangan, terutama yang terbang rute internasional, menyediakan juga buku atau kertas gambar beserta pensil dan pewarnanya. Fasilitas ini menjadi pilihan bagi penumpang untuk merasakan kenyamanan selama penerbangan yang panjang.

Baca Juga: Yuk, Simak Cara Membuat Helikopter dari Barang Bekas

Namun jika maskapai penerbangan belum menyediakannya, kita bisa mempersiapkan sarana menggambar mewarnai itu untuk dibawa ke kabin pesawat. Kata Halim, untuk alat tulis gambar, Faber-Castell memiliki rentang usia yang luas, dari kebutuhan untuk anak-anak sampai kebutuhan seni dan tulis untuk usia lanjut. “Kami ini ‘teman setia sepanjang usia’,” ucapnya.

Apalagi sekarang, dengan adanya butik bukan sekadar outlet, pecintanya bisa bertemu dengan tim Faber-Castell yang akan memberi penjelasan penggunaan produk dengan benar. Tahun ini misalnya, ada produk baru bagi anak-anak yang berhubungan dengan kreativitas. Di samping itu, ada 120 warna dari alat tulis yang ditawarkan.

Baca Juga: Drone Prix AR, Wahana Mengasah Kemampuan Menerbangkan Drone dengan Cara yang Lebih Asyik

Bagi Anda yang akan bepergian ke luar negeri dengan penerbangan yang panjang, boleh juga mencoba untuk menghilangkan kejenuhan terbang dengan menggambar mewarnai. Banyak sarana yang bisa digunakan, bahkan di atas tisu dengan pulpen untuk mengisi kartu imigrasi pun jadi.

Menurut Halim, pada era digital dan perkembangan teknologi saat ini, ternyata industri alat tulis gambar tidak melemah. Rupanya kebutuhan manusia akan hal-hal yang mengundang relaksasi dengan peralatan tanpa elektronik masih eksis. Apalagi dalam suatu penerbangan, yang lebih aman menggunakan fasilitas tanpa sinyal elektronis.

Author: Reni Rohmawati