Rusia Gelar Perayaan Peringatan Perang Patriotik Agung

1874
perang patriotik agung
Warga Rusia di Indonesia dari berbagai usia membawa foto sesepuh mereka yang menjadi pahlawan di perang Patriotik Agung. Sumber gambar: Ery

Rusia cukup banyak mengambil peran sebagai aktor utama pada peperangan yang terjadi di dunia, khususnya pada perang dunia II (PD II). Pada momen perang kolosal tersebut menjadi salah satu hari yang sangat bersejarah dan penting bagi Rusia. Kemenangannya (dahulu masih Uni Sovyet) atas pasukan Nazi Jerman pada tanggal 9 Mei 70 tahun silam yang dikenal dengan Perang Patriotik Agung masih rutin dirayakan hingga saat ini. Di Indonesia, melalui Pusat Kebudayaan Rusia, perayaan Peringatan Perang Patriotik Agung turut pula dilaksanakan pada hari ini.

Memang setiap tahunnya pada tanggal 9 Mei, Rusia tak pernah absen melakukan rangkaian acara kegiatan untuk mengenang hari bersejarah tersebut. Tak hanya Rusia yang melakukan peringatan Perang Patriotik Agung, tapi juga diperingati juga oleh negara-negara pecahan Uni Sovyet. Perang Patriotik Agung yang terjadi pada tahun 1941 hingga 1945 merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap fasisme. Pada saat itu fasisme Jerman yang dipimpin oleh Hitler (bangsa Aria) bermaksud memusnahkan beberapa golongan umat manusia (bangsa Slavia) dari muka bumi.

Dalam keterangan resminya yang diberikan pada kami, kemenangan Rusia (Uni Sovyet) dalam Perang Patriotik Agung, bagi mereka merupakan sumbangan besar dalam mengakhiri PD II yang membuat resah warga internasional sekaligus momen terbebasnya wilayah-wilayah koloni dari cengkraman negara-negara imperialis.

Pada Peringatan 70 tahun Perangan Patriotik Agung yang berlangsung pada hari ini (9/5/2016) digelar gerakan ‘Бессмертный полк/Bessmertniy Polk’ (Resimen Abadi). Resimen Abadi/Immortal Regiment bertujuan untuk menginat 26 juta jiwa yang menjadi korban Perang Dunia II. Selain itu, Resimen Abadi juga sebagai sebuah bentuk penyampaian pesan pada anak dan cucu mereka (veteran perang Rusia) dan semua orang di dunia, bahwa perang kolosal seperti PD II cukup terjadi sekali saja dalam sejarah umat manusia.

Di Pusat Kebudayaan Rusia yang ada di Jl. Diponegoro No 12 Jakarta Pusat, pada hari ini perayaan Peringatan Perang Patriotik Agung dipertunjukkan rangkaian acara seperti, pembacaan sajak puisi, penampilan foto-foto orang tua dan kakek mereka yang terlibat dalam PD II, model kit alutsista Rusia dan karya foto montase masa PD II yang dipamerkan serta sajian musik klasik oleh German Dmitriev.

Perayaan ini dihadiri oleh para warga Rusia yang ada di Indonesia dari berbagai usia dan beberapa mahasiswa/i dari perguruan tinggi. Pada hari ini juga diresmikan Resimen Abadi sebagai bentuk semangat mendunia akan pentingnya peringatan tersebut untuk mencapai kedamaian.

Selain di Indonesia, 42 negara lainnya di dunia juga melakukan peringatan yang sama berupa kegiatan pawai di jalan-jalan untuk mendukung gerakan Resimen Abadi yang dilakukan pada dua hari lalu hingga hari ini. Pawai tersebut melibatkan ribuan bahkan jutaan orang yang membawa foto-foto kakek, nenek dan orang tua mereka yang berjuang pada saat PD II.

Author: Fery Setiawan