Airbus Siapkan Mobil Terbang Untuk Atasi Macet

1897
sumber gambar: Italdesign

Airbus kembali mengeluarkan inovasinya. Dengan bekerjasama dengan Italdesign, sebuah perusahaan jasa desain, teknik rekayasa dan produksi industri transportasi dari Italia, Airbus mengenalkan mobil terbang.

Memang inovasi yang diperkenalkan di Genewa International Motor Show pada 7 Maret 2017 ini tidak sepenuhnya bisa disebut mobil. Inovasi yang diberi nama Pop.Up tersebut lebih bisa dikatakan sebagai modul berbentuk kapsul. Kapsul inilah yang nanti bisa disatukan dengan modul-modul lain untuk bisa menjadi mobil (modul darat) atau semacam helikopter (modul udara).

“Sistem Pop.Up bertujuan untuk mengembalikan waktu kepada para komuter melalui sebuah cara baru bepergian yang lebih fleksibel, terintegrasi, adaptif dan menempatkan penggunanya sebagai fokus utama,” ujar Mathias Thomsen, General Manager untuk Urban Air Mobility di Airbus.

Kapsul Pop.Up yang mempunyai dua kursi ini dibuat berbahan serat karbon monocoque. Kapsul mempunyai ukuran panjang 2,6 meter, tinggi 1,4 meter, dan lebar 1,5 meter. Kapsul ini dapat menjadi mobil saat digabungkan dengan  modul darat yang dilengkapi dengan chassis berserat karbon dan bertenaga baterai.

Namun kapsul juga bisa menjadi pesawat yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal (helikopter) saat dihubungkan dengan modul udara berukuran 5 x 4,4 meter yang ditenagai oleh delapan rotor yang berputar berlawanan arah (counter-rotating).

Cara kerja Pop.Up juga dirancang sederhana. Penumpang cukup datang ke terminal dan merencanakan serta  memesan perjalanan mereka melalui sebuah aplikasi yang mudah digunakan. Sistem akan secara otomatis menawarkan solusi transportasi terbaik berdasarkan pengetahuan pengguna, waktu, kemacetan lalu lintas, biaya, permintaan ridesharing. Akan ditawarkan modul darat atau modul udara. Lalu kendaraan ini akan secara otomatis bergerak di darat atau terbang sesuai tujuan si penumpang. Setelah mengantarkan penumpang, modul juga akan otomatis kembali ke stasiun pengisian ulang baterai untuk menunggu penumpang berikutnya.

CEO Italdesign Jörg Astalosch menyatakan bahwa Pop.Up adalah kendaraan perkotaan di masa depan. “Jika Anda ingin merancang kendaraan perkotaan masa depan, mobil tradisional tidak bisa berdiri sendiri sebagai solusi untuk kota-kota besar. Anda juga harus berpikir tentang infrastruktur yang berkelanjutan dan cerdas, aplikasi, integrasi, sistem tenaga, perencanaan kota, aspek sosial, dan sebagainya. Pada tahun-tahun mendatang, transportasi darat akan bergerak ke tingkat selanjutnya. Dari bisa dinikmati bersama, terhubung dan juga otonom, kendaraan juga akan menuju sistem lintas-moda dan berpindah ke dimensi ketiga,” ujar Astalosch.

Walau sudah diperkenalkan, belum dinyatakan kapan mobil terbang ini akan benar-benar diwujudkan.

 

Author: Gara