110 Paralayang, 50 Paramotor, dan 30 Gantole Siap Pecahkan Rekor di Bali

4327
Pemecahan rekor terbang bersama 99 paralayang di Bukit Timbis tahun 1999. Sumber gambar: Iren Quatro

Cabang olahraga dirgantara paralayang Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) siap pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) yang baru, yakni terbang sebanyak 110 orang secara bersamaan. Pemecahan rekor akan dilaksanakan di Bukit Timbis, Nusa Dua, Bali pada Minggu (16/10/2016) sekira pukul 13.00-16.00 WIT. Sebelumnya, rekor MURI terbang paralayang sebanyak 99 orang berhasil dibukukan tahun 2009 di tempat yang sama.

Pihak FASI mengatakan, dipilihnya angka 110 adalah dalam rangka merayakan Sidang Umum ke-110 Federasi Aeronautik Internasional (FAI) yang tahun ini dilaksanakan di Bali dan Indonesia bertindak selaku tuan rumah penyelenggara. Sidang dihadiri lebih 100 delegasi dari 100 negara anggota FAI. FASI bergabung dengan FAI pada tahun 1972.

Atlet Gantole meluncur dari Bukit Timbis pada Kejurnas Gantole Tahun 2009. Sumber gambar: Tagor Siagian/Lassak Imaji
Atlet Gantole meluncur dari Bukit Timbis pada Kejurnas Gantole Tahun 2009. Sumber gambar: Tagor Siagian/Lassak Imaji

Terkait persiapan pemecahan rekor, sejauh ini pembagian tempat bagi pilot paralayang dilaksanakan di dua lokasi. Di lokasi pertama sebanyak 50 pilot paralayang akan lepas landas dari Gunung Payung, sementara 60 pilot lainnya akan lepas landas dari Bukit Timbis. Setelah itu mereka akan berkumpul di udara melaksanakan penerbangan di kawasan Pantai Timbis.

Bali Aerosport Show 2016

Selain pemecahan rekor paralayang, TNI AU dalam hal ini Lanud Ngurah Rai, Bali juga melaksanakan Bali Aerosport Show 2016 sebagai kelanjutan dari kegiatan serupa di tahun 2014.

Pelaksanaan Bali Aero Sport Festival tahun 2009 di Pantai Kuta. Sumber gambar: Roni Sontani
Pelaksanaan Bali Aero Sport Festival tahun 2009 di Pantai Kuta. Sumber gambar: Roni Sontani

Dijadwalkan, pada Sabtu, 15 Oktober pukul 07.00 – 10.00 WITA akan dilaksanakan penerbangan aerobatik oleh The Jupiters atau Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU di kawasan Nusa Dua. Setelah itu, kegiatan dimeriahkan oleh penerbangan 50 paramotor di tempat yang sama yang kemudian akan melintasi Lapangan Renon, Denpasar.

Keesokan harinya, Minggu, 16 Oktober pukul 07.00-10.00 WITA akan dilaksanakan pembuatan rekor terbang bersama 50 paramotor. Para pilot paramotor akan lepas landas dari Pantai Mertasari, Sanur lalu terbang melintasi Lapangan Renon Denpasar.

Berikutnya pukul 11.00-13.00 WITA akan dilaksanakan pembuatan rekor terbang bersama 30 gantole di Bukit Timbis, Nusa Dua.

Author: Roni Sontani