Presiden Jokowi Kirim Sinyal Keras ke Tiongkok soal Natuna

7551
Jokowi kirim sinyal keras ke china
Presiden Jokowi didampingi Luhut Panjaitan di atas KRI Imam Bonjol. Sumber gambar: Agus Suparto

Kunjungan Presiden Joko Widodo kemarin (23/6/2016) ke kawasan Natuna dan Laut China Selatan menggunakan kapal perang TNI AL KRI Imam Bonjol-383, memberikan isyarat tegas kepada Tiongkok khususnya tentang sikap Indonesia terhadap kawasan Natuna. Kunjungan Presiden Jokowi didampingi 10 menteri kabinet ini dilakukan setelah kembali terjadi insiden antara kapal perang RI dengan kapal nelayan Tiongkok yang mencuri ikan di perairan Natuna.

Kunjungan Jokowi ke Natuna jadi isyarat tegas buat Tiongkok, bahwa Indonesia tidak main-main dengan isu teritorial. “Natuna adalah wilayah teritorial Indonesia. Itu final,” ujar sekretaris kabinet Pramono Anung sebelum kunjungan.

Dari Istana Negara dijelaskan bahwa Presiden Jokowi juga menggelar rapat kabinet di atas KRI Imam Bonjol. Selain itu, TNI dilaporkan mengirim 5 kapal perang ke Natuna untuk mengantisipasi kasus serupa.

Presiden Jokowi di atas KRI Imam Bonjol. Sumber gambar: Agus Suparto
Presiden Jokowi di atas KRI Imam Bonjol. Sumber gambar: Agus Suparto

Awal pekan ini satuan TNI Angkatan Laut menangkap beberapa kapal asing yang melakukan pencurian ikan atau illegal fishing di kawasan perairan Natuna.

Author: Beny Adrian