Pasukan Rusia Berhasil Bersihkan Situs Bersejarah dari Ranjau

1569
arsitektur bersejarah
Seorang tentara Angkatan Bersenjata Rusia membersihkan ranjau dari kota kuno Tadmur. Kelompok militan ISIS tak hanya menghancurkan banyak situs warisan Tadmur, tetapi juga telah memasang banyak ranjau di berbagai bagian bersejarah dan permukiman di kota tersebut. Sumber gambar: Konstantin Leyfer / TASS

Pasukan Rusia dikabarkan berhasil menyapu ranjau-ranjau yang ditanam kelompok ISIS di sebuah situs sejarah di Tadmur, Suriah. Ranjau tersebut tersebar di sekitar kota Tadmur, termasuk pada wilayah peninggalan arsitektur bersejarah di kota tersebut dengan tuntas.

Hal tersebut diumumkan Kepala Pasukan Teknik Angkatan Bersenjata Rusia Yuri Stavistskiy, Kamis (21/4/2016). Sampai saat ini, wilayah yang termasuk ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO telah sepenuhnya bersih dari ranjau berkat bantuan pasukan penjinak bom dari Rusia dan beberapa negara lainnya.

“Menjinakkan ranjau, bom, dan bahan peledak lainnya di kota bersejarah ini merupakan tugas yang besar. Selain itu, masih banyak tugas yang harus dilakukan untuk membersihkan ranjau pada struktur bangunan sipil, serta wilayah permukiman,” ujar Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut lansiran kantor berita TASS yang dikutip RBTH Indonesia.

Saat ini, pasukan penjinak bom dari berbagai negara mulai menetralisasi daerah permukiman dan bandara di wilayah sekitar kota Tadmur. Para pasukan masih harus menetralisasi setidaknya 180 hektar lahan.

Di Tadmur, pasukan penjinak bom Rusia menggunakan teknologi modern yang dikembangkan oleh Rusia. Teknologi tersebut merupakan sistem robot ranjau ‘Uran-6’, yang merupakan alat angkut lapis baja dengan mesin supressor proximity fuse, serta menggunakan radio kontrol peledak.

Pada akhir Maret 2016, pasukan tentara Suriah, didukung oleh angkatan bersenjata Rusia, berhasil membebaskan Tadmur dari tangan kelompok militan ISIS. Keesokan harinya, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan penjinak bom Federasi Rusia untuk membantu para ahli internasional dalam upaya membersihkan Tadmur dari ranjau yang ditanam oleh kelompok ISIS disana.

Author: Fery Setiawan