Helikopter Dapat Melintas dan Masuk Bandara Soekarno-Hatta ?

1062
Ery

Bandara Soekarno-Hatta (CGK/WIII) merupakan restricted area bagi helikopter yang ingin melintas. Bandara pun belum dapat digunakan sebagai tujuan pengguna jasa transportasi helikopter untuk hilir-mudik di sana. Namun hal yang berbeda terdapat pada bandara-bandara besar seperti Narita di Jepang. Di Bandara Narita moda transportasi helikopter dapat melintas dan masuk bandara. Bagaimana dengan Bandara Soekarno-Hatta ?

Di temui pada saat berlangsung acara ‘Aviation Communication Forum 2016’ di Jakarta (Kamis, 31/3/16), Direktur Operasi Airnav Wisnu Darjono menuturkan, masuknya helikopter ke bandara (Soekarno-Hatta) diperbolehkan. Tidak ada masalah, namun sebelumnya harus ada aturan yang mengatur. “Di Soekarno-Hatta sebenarnya boleh, tetapi kan prosedurnya harus diatur dulu”, tutur Wisnu.

Permasalahan yang timbul adalah bukan karena helikopter dilarang untuk masuk Bandara Soekarno-Hatta, namun pengguna helikopter ingin masuk sedekat mungkin dengan terminal. Hal tersebut bertujuan agar dapat dengan mudah menjangkau pesawat (fixed wing) sehingga menyingkat waktu melanjutkan perjalanan. Wisnu pun menyayangkan hal tersebut karena dapat mengganggu take off atau landing pesawat (fixed wing).

“Kita ini suka maunya bisa mendarat di depan pintu di dekat terminal agar bisa langsung naik pesawat, susah, itu motong-motong pesawat yang ingin take off/landing. Kan enggak mungkin boleh loncat, boleh motong, itu kan enggak boleh”, tegas Wisnu.

Sebagai solusinya, Wisnu menerangkan, akan ada rancangan untuk membangun helipad di sebelah selatan dari perimeter Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini sedang dilakukan survei untuk mencari lokasi yang ideal untuk pembangunan helipad di Bandara Soekarno-Hatta.

 

Baca juga:

Dimana Helipad Soetta Bakal Dibangun

Medevac Via Helikopter di Jakarta Mendesak Tapi Sulit

Author: Fery Setiawan