Batik Air dan Transnusa Tabrakan Di Lanud Halim Perdanakusuma

672
Sumber gambar: Istimewa/twitter

Senin (4/4/2016) sekitar pukul 19.55 WIB telah terjadi peristiwa tabrakan pesawat di landas pacu pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. Tabrakan terjadi antara pesawat TransNusa jenis ATR 72 registrasi PK-TNJ dengan pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 registrasi PK-LBS rute HLP-UPG (Ujung Pandang).

Peristiwa tabrakan tersebut terjadi ketika pesawat Boeing 737-800 Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7703 yang sudah dirilis untuk take off oleh ATC (menara pengawas), pada saat yang bersamaan pesawat ATR milik TransNusa yang ditarik menggunakan towing sedang dipindahkan menuju apron selatan.

“Pesawat Batik Air dengan rute Halim Perdanakusuma – Ujung Pandang, registrasi PK-LBS, nomor penerbangan ID 7703 sudah di-release untuk take off oleh menara pengawas dan sewaktu melakukan proses take off bersenggolan dengan pesawat Transnusa yang saat itu sedang ditarik oleh traktor (dalam proses pemindahan),” papar Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait sesaat setelah kejadian.

Dalam pesawat Boeing 737-800 Batik Air yang sedang take off tersebut tengah membawa sedikitnya 49  penumpang dan 7 kru. Sedangkan pesawat ATR TransNusa dalam kondisi kosong. Tidak terdapat korban jiwa pada kecelakaan tersebut. Semua penumpang dan kru pesawat pesawat dapat dievakuasi dengan selamat.

Atas kejadian tersebut,  Pilot in Command langsung bertindak cepat dengan memutuskan membatalkan lepas landas (aborted take off) untuk memastikan keamanan penumpang.

Edward menambahkan, penumpang akan diterbangkan menggunakan pesawat pengganti dengan registrasi yg lain. Terkait dengan apa yang terjadi, kita akan menunggu hasil penyelidikan dari lembaga yang berwenang.

Atas peristiwa tersebut setidaknya pesawat ATR TransNusa mengalami kerusakan pada bagian ekor pesawat dan sayap bagian kiri, sedangkan pada pesawat Batik Air rusak pada bagian ujung sayap sebelah kiri.

Atas peristiwa tersebut, sempat diterbitkan Notam Nomor A1004, yang menyatakan runway Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara sampai dengan pukul 22.00 WIB pasca kejadian untuk proses evakuasi.

 

Author: Fery Setiawan