Tertangkap Gunakan Morfin, Pilot Susi Air Digiring ke Jakarta

943
Dua pilot Susi Air yang tertangkap gunankan morfin. Sumber gambar: Tribunnews.com/Abdul Qodir

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap menangkap dua pilot maskapai carter Susi Air berinisial DE dan BH yang menggunakan morfin. Kandungan morfin terdeteksi ada dalam tubuh kedua pilot ini saat BNN menggelar tes urin di bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Rabu (11/1/2017).

Salah satu pilot, BE, awalnya sempat menolak untuk menjalani tes urin dan menyatakan dirinya tidak mengkonsumsi apapun selama satu minggu terakhir. Setelah dilakukan pendekatan, akhirnya BE bersedia menjalani tes tersebut.

Setelah diketahui positif morfin, BH dan DE dilarang menerbangkan kembali pesawat mereka ke Jakarta dan pihak manajemen Susi Air mendatangkan pilot pengganti dari Bandara Nusawiru.

Kepala BNN Kabupaten Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Santosa menyatakan, pihaknya akan membawa kedua pilot tersebut ke Jakarta secepatnya.

“Di samping atas permintaan manajemen Susi Air, kami juga harus membawa mereka menjalani pemeriksaan laboratorium untuk mendapatkan kepastian karena peralatan di BNN Pusat lebih komplit,” ujarnya saat dihubungi oleh kantor berita Antara hari Rabu (11/1/2017).

BNN memutuskan kedua pilot harus dibawa ke Jakarta setelah bertemu dengan dokter internal perusahaan yang datang dari kantor pusat Susi Air di Bandara Nusawiru, Pangandaran.

Tes urin BNN Cilacap ini merupakan program rutin untuk pencegahan penggunaan narkotika dan zat-zat terlarang lainnya. Tes urin difokuskan di bandara Tunggul Wulung, Cilacap dan diikuti oleh pilot, pramugari, siswa sekolah pilot, dan staf bandara lainnya.

Author: Remigius Septian