PTDI Kembali Selesaikan Ekor dan Badan H225M

2706
Dirut PTDI Budi Santoso memperlihatkan salah satu ekor H22M kepada pihak Airbus. Sumber gambar: PTDI

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali mengekspor ekor (tailboom) ke-50 dan badan terasembeli (lower dan upper fuselage) yang ke-6 untuk helikopter H225/H225M pagi tadi (15/3/2017).

Pengiriman fuselage dan tailboom helikopter H225/H225M dari PTDI untuk Airbus Helicopter ini menjadi bukti kerjasama PTDI dengan Airbus Helicopter dalam pengembangan kedirgantaraan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

PTDI sendiri dalam produksi H225/H225M bertidak sebagai global supply chain tailboom dan fuselage untuk Airbus Helicopter.

“Kami senang telah menjadi mitra terpercaya dan pemasok kepada Airbus Helicopter untuk bagian tailboom dan fuselage,” kata Direktur Utama PTDI, Budi Santoso.

Nilai kerjasama pembuatan dua unit tailboom mencapai USD 44 ribu per unit. Fuselage H225/H225M sendiri memiliki nilai USD 385 ribu per unitnya.

PTDI tercatat telah menjadi pemasok kunci untuk rear fuselage dan rangka utama helikopter tersebut sejak tahun 2008 dan telah melaksanakan kegiatan produksi secara penuh sejak 2011.

Dengan lebih dari 4.000 bagian untuk rangka tengah dan belakang yang diproduksi dan dirakit di dalam negeri, program H225 telah turut mentransformasi kemampuan produksi PTDI.

“Penyerahan yang bersejarah pada hari ini menggarisbawahi kesuksesan yang telah kami capai di Indonesia dalam mewujudkan komitmen “Made-in-Indonesia” kami. ,” kata Managing Director of Airbus Helicopters Indonesia Ludovic Boistot.

Dalam kesempatan yang sama Ludovic juga menegaskan kembali komitmen Airbus untuk menjadikan PTDI sebagai salah satu pemasok kunci Airbus.

Helikopter H225/H225M yang sebelumnya dikenal dengan nama EC225/EC725 merupakan helikopter generasi baru dari helikopter NAS332 Super Puma.

Author: Remigius Septian