Penerbangan Terhenti, 5 Kecamatan di Nunukan Terisolasi

1029
Sumber gambar: Tribun Kaltim

Lantaran berakhirnya kontrak subsidi penerbangan ke Bandara Yuvai Semaring, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada akhir tahun 2016 lalu, akses transportasi di lima kecamatan di sekitar Krayan pun terputus.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Tomy Harun, saat ini pihaknya tengah melakukan proses pelelangan ulang untuk pengadaan penerbangan ke Kecamatan Krayan. Sayangnya, Tomy mengakui bahwa proses lelang ini cukup rumit sehingga tak cukup satu bulan untuk menentukan maskapai yang akan beroperasi di Krayan.

“Lelang penerbangan ini tidak sama dengan lelang jalan. Kalau pengalaman kita itu ya bisa dua atau tiga bulan,” ujarnya seperti dilansir oleh Kompas.com, Selasa (10/01/2016).

Tomy mengaku, berhentinya penerbangan dari dan ke Kecamatan Krayan ini terjadi hampir tiap awal tahun. Akibat yang paling dirasakan warga Nunukan dari masalah ini adalah sulitnya mengakses layanan kesehatan.

Hingga tanggal 10 Januari ini tercatat lima orang warga Nunukan yang sakit dikabarkan meninggal akibat ketiadaan penerbangan yang mengantarkan mereka ke fasilitas layanan kesehatan di luar Nunukan.

Saat ini Tomy mengatakan, sejumlah maskapai penerbangan masih enggan membuka rute penerbangan reguler ke Bandara Yuva Semaring. Satu-satunya andalan warga Krayan dan sekitarnya adalah penerbangan dari Mission Aviation Fellowship (MAF) yang jumlahnya juga masih sangat terbatas.

Author: Remigius Septian