Lagi, Gadget Penumpang Terbakar di Dalam Pesawat

921

Setelah beberapa bulan lalu industri penerbangan dunia digegerkan dengan temuan telepon pintar yang terbakar di dalam pesawat, kejadian yang sama terulang lagi di sebuah penerbangan dari Beijing, China menuju Melbourne, Australia (15/3/2017).

Bedanya, kali ini gadget yang meledak adalah sebuah headphone.

Seorang wanita yang tidak disebutkan namanya tiba-tiba merasakan sensasi terbakar di pipi dan sekujur lehernya di tengah penerbangan itu.

“Saya memegangi wajah, headphone kemudian jatuh ke leher. Rasanya sakit seperti terbakar. Saya langsung melempar headphone itu ke lantai (pesawat). Headphone itu saya lihat menyala dan terbakar,” ujarnya.

Pramugari pun segera memadamkan api yang mulai membesar itu menolongnya. Lelehannya bahkan sampai menempel di lantai pesawat.

Dalam sekejap, asap dan bau plastik yang terbakar itu menyeruak ke seluruh kabin. Seluruh penumpan batuk-batuk dan menutup hidung sampai pesawat mendarat.

Biro Keselamatan Penerbangan Australia (ATSB) mengatakan, bagian headphone yang terbakar itu adalah baterai yang berbahan lithium-ion.

“Perangkat yang menggunakan baterai makin banyak. Ini tentu diikuti dengan meningkatnya resiko kebakaran di dalam penerbangan,” tegas seorang investigator ATSB tanpa menyebut namanya.

Ia kemudian memberikan saran kepada para pengguna pesawat terbang untuk selalu membawa baterai cadangan di dalam tas atau kantung celana. Apabila baterai utama mulai panas, katanya, langsung ganti dengan baterai cadangan.

Tips tersebut tentu tidak berguna jika Anda memakai gadget dengan baterai permanen yang tidak bisa dilepas.

Author: Remigius Septian