Bandara Blimbingsari Tambah Jumlah Penerbangan Lewat Terminal Hijau

1714
Sumber gambar: banyuwangibagus.com

Bandara Blimbingsari di Banyuwangi kian berkembang, jumlah penumpangnya pun terus bertambah. Kalau tahun 2011 hanya 7.500 penumpang per tahun, tahun lalu mencapai 135.000 penumpang dan terus bertumbuh. Maka mulai 30 Oktober nanti, frekuensi penerbangannya akan menjadi empat kali sehari dari sebelumnya tiga kali sehari dari Surabaya.

Wings Air dengan ATR 72-500/600 akan menambah penerbangan tersebut, di samping Garuda Indonesia dengan pesawat sejenis yang sudah dua kali terbang per hari.

Penambahan frekuensi penerbangan itu juga akan diikuti dengan selesainya pembangunan terminal baru yang berkonsep hijau (green) atau ramah lingkungan.

“Terminal bandara sedang kita selesaikan. Insya Allah akhir tahun ini green airportyang didesain Andra Matin (arsitek Indonesia) selesai,” ujar Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, di Gedung Bank Indonesia (BI) Jakarta, tadi siang (14/10).  Dia diundang untuk menjadi pembicara program pendidikan kepemimpinan BI.

Terminal berkapasitas 300.000 penumpang yang didanai APBD sekitar 45 miliar IDR itu rencananya akan diresmikan pada April 2017.

“Kenapa dengan dana APBD bukan APBN? Agar kami bisa memiliki keleluasaan dalam desainnya. Dulu kan ada penyeragaman desain; pakai kaca-kaca. Ini pakai kayu-kayu bekas; kayu ulin, sehingga terlihat lebih homy dan konsepnya green, nyaris tak menggunakan AC,” ucap Anas.

Soal pengelolaan bandara Blimbingsari, Anas mengatakan bahwa Banyuwangi tidak mempersoalkannya. “Soal penyerahan aset tidak terlalu rumit karena bagi kami, itu soal ‘kantong kiri-kantong kanan’ saja; yang penting pemanfaatannya.”

Author: