Airfast Hentikan Penerbangan, Bandara Bawean Kosong

1708
Sumber gambar: Bawean.net

Tanggal 31 Desember 2016 lalu, Airfast Indonesia menghentikan penerbangan ke bandara Harun Thohir, pulau Bawean lantaran habisnya kontrak penerbangan dengan Kementerian Perhubungan. Akibatnya, penerbangan dari dan ke pulau Bawean pun lumpuh.

“Penerbangan masih terhenti. Tepatnya masih jeda,’” ungkap Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III UPT Trunojoyo Wahyu Siswoyo.

Pihak kemenhub sendiri mengaku akan segera menggelar lelang ulang untuk maskapai yang menginginkan terbang rute Surabaya-Bawean. Kemenhub menargetkan akhir Januari ini pihaknya sudah mendapatkan pemenangnya.Jika tidak ada halangan, Februari mendatang penerbangan ke Bawean akan kembali dibuka.

“’Apakah tetap dilayani Airfast atau maskapai penerbangan lain, kita tunggu pemenang tendernya,” tambah Wahyu.

Selain mengebut lelang, Kemenhub juga akan memperbaiki layanan penerbangan ke Bawean. Salah satunya adalah dengan membuka layanan tiket online.

Wahyu mengatakan, saat ini calon penumpang yang ingin terbang ke Bawean hanya bisa melakukan pemesanan tiket lewat telepon atau SMS ke agen-agen tiket yang telah ditunjuk.

Author: Remigius Septian