Usai Dirakit Jet Tempur Sukhoi TNI AU Melesat ke Udara

21512
Sumber gambar: Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin

Usai dirakit selama dua minggu di Skadron Teknik 044 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, satu unit jet tempur Sukhoi Su-30MK2 melesat ke udara. Penerbangan uji (test flight) dengan berbagai manuver ini dilakukan guna mengetahui semua sistem pesawat telah berfungsi kembali dengan baik.

Penempur berat TNI AU buatan pabrik KnAAPO Rusia dengan nomor registrasi TS-3006 itu, tidak lain adalah pesawat yang baru tiba kembali di Indonesia pada 26 Mei 2016 lalu setelah menjalani pemeliharaan tingkat berat di Belarusia. TS-3006 merupakan satu dari enam unit gelombang terakhir pembelian Su-27/30 oleh Pemerintah Indonesia untuk melengkapi kekuatan Skadron Udara 11 TNI AU sebanyak 16 pesawat.

Menengok ke belakang, batch pertama pembelian Su-27/30 sebanyak empat unit dilaksanakan semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2003. Hanya dalam tempo beberapa bulan setelah kunjungan Megawati ke Rusia, empat pesawat terdiri dari dua Su-27 (TS-2701 dan TS-2702) serta dua Su-30 (TS-3001 dan TS-3002) langsung diboyong ke Indonesia.

Sementara TS-3006 merupakan kelanjutan pengadaan pesawat Sukhoi semasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penempur generasi keempat berkursi ganda ini tiba pertama kali di Indonesia dibawa oleh pesawat Antonov An-124 pada 22 Februari 2013 satu kabin dengan TS-3007 di perut pesawat angkut An-124. Dihitung dari masa penggunaan, TS-3006 menjalani pemeliharaan tingkat berat di Belarusia setelah tiga tahun dioperasikan oleh TNI AU.

Sumber gambar: Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin
Sumber gambar: Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin

Sukses

Penerbangan uji TS-3006 dilaksanakan sebanyak dua sorti pada Selasa (7 Juni 2016). Penerbangan pertama diawaki oleh dua penerbang Rusia, Danis dan Pavel, didahului briefing penerbangan yang dihadiri Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Nanang Santoso berikut staf, para penerbang Skadron Udara 11, dan petugas PLLU serta meteorologi.

Sementara penerbangan uji sorti kedua diawaki oleh Komandan Skadron Udara 11 Letkol Pnb Vincentius Endy bersama Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Dedy Ilham. Penerbangan dilaksanakan selama satu jam dengan hasil memuaskan.

Mengakhiri penerbangan uji, TS-3006 mendapat gemuruh tepuk tangan dari seluruh kru dan pejabat yang hadir atas pelaksanaan kegiatan yang lancar dan sukses. TS-3006 kini siap mengudara lagi dengan taring-taring senjatanya yang tajam.

Author: Roni Sontani