Perusahaan Rusia Pegang Pemeliharaan Su-30MKI Angkatan Udara India

2599
angkatan udara
Pesawat Sukhoi Su-30MKI milik Angkatan Udara India. Sumber gambar: EPA/JAGADEESH NV

Perusahaan kedirgantaraan asal Rusia, United Aircraft-Building Corporation, telah menandatangani kesepakatan dengan Hindustan Aeronautics Limited (HAL), industri kedirgantaraan India, untuk menyediakan layanan pemeliharaan untuk jet tempur Sukhoi Su-30MKI yang dioperasionalkan Angkatan Udara India.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Presiden United Aircraft-Building Corporation, Yuri Slyusar dan Kepala HAL, Suvarna Raju yang disaksikan Menteri Industri dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov dan Arun Jaitley yang bertindak sebagai Menteri Pertahanan India. Kontrak tersebut akan berlaku selama lima tahun dengan opsi perpanjangan kontrak.

Yuri mengatakan, perusahaannya tertarik baik dalam memperluas volume pengiriman pesawat maupun meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan purna jual serta mengembangkan sistem dukungan pelanggan yang komprehensif.

Baca Juga:
9 Kehebatan Jet Tempur Tejas Buatan India
3 Jagoan HAL di Aero India 2017

“Hak untuk memberikan layanan di luar negeri merupakan langkah penting dalam arah ini. kami percaya ini akan memungkinan United Aircraft-Building Corporation untuk mempertimbangkan peningkatan efisiensi layanan purna jual untuk produk kami di luar negeri,” papar Yuri seperti dikutip Kantor Berita TASS, Jum’at (17/3/2017).

Ia menambahkan, United Aircraft-Building Corporation juga menghitung pendapatan yang lebih tinggi dari bisnis tersebut.

Berdasarkan data United Aircraft-Building Corporation, Angkatan Udara India hingga kini telah mengoperasikan lebih dari 230 pesawat tempur Su-30MKI. Menurut mereka, jumlah tersebut diprediksi akan bertambah hingga lebih dari 270 pesawat ke depannya.

Baca Juga:
India Siap Menjadi Pasar Ketiga Terbesar Penerbangan Sipil Dunia
IAI Tawarkan Pesawat Angkut Tanker Multi-Misi B767 ke AU India

Jadwal volume pengiriman dalam lima tahun ke depan ditaksir akan tembus pada nominal 300 juta dolar AS. Pada Desember 2016, United Aircraft-Building Corporation mendapatkan tender untuk mengirim suku cadang, melaukan perbaikan serta menyediakan layanan pemeliharaan untuk pesawat.

“Selama bekerja pada program berlisensi produk, United Aircraft-Building Corporation melaksanakan pekerjaan perbaikan dan modernisasi pesawat Sukhoi dan Mikoyan bersama HAL dalam program bersama pengembangan pesawat. Sebagai contoh, yakni  pesawat tempur generasi kelima (Fifth-Generation Fighting Aircraft/FGFA),” pungkas Manturov.

Author: Fery Setiawan