Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Menengah Untuk Gertak AS

881
Rudal Hwasong-12 Korut. Sumber gambar: cnn.com

Setelah beberapa minggu kawasan di Semenanjung Korea yang dalam kondisi siap perang lumayan tenang, tiba-tiba hari Minggu pagi (14/5/2017) lalu, Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba peluncuran rudal balistik.

Uji coba peluncuran rudal balistik Hwasong-12 yang bisa dimuati hulu nuklir itu tergolong sukses karena rudal bisa melesat pada ketinggian 2000 km dan jatuh dekat perbatasan Rusia.

Pihak keamanan Rusia sempat mengaktifkan persenjataan antirudal namun tidak melepaskan satu tembakan pun untuk menghadang rudal balistik Korut yang diyakini merupakan rudal jenis baru tersebut.

Rudal balistik yang dilepaskan dari kawasan Sinuju (Kusong) itu sempat meluncur selama 30 menit. Rudal itu melintasi Laut Jepang dan selanjutnya jatuh diperairan yang jaraknya hanya sekitar 60 km dari perbatasan Rusia.

Uji coba peluncuran rudal balistik Korut langsung membuat negara-negara di kawasan Pasifik, khususnya Jepang menjadi tegang mengingat luncuran rudal balistik itu bisa menjangkau wilayahnya.

Militer AS juga ketar-ketir, karena luncuran rudal balistik Korut yang jatuh di perairan dekat perbatasan Rusia jaraknya sama dengan jarak Korut-Guam-Hawai

Guam merupakan salah satu pangkalan militer AS di kawasan Asia- Pasifik baik untuk menampung  pesawat-pesawat pengebom USAF.

Pemimpin Korut Kim Jong Un rupanya sengaja memelihara ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.Sekaligus menerapkan perang urat syaraf berkepanjangan dengan strategi teror melalui uji coba peluncuran rudal balistik.

Kim Jong Un juga menunjukkan bahwa melalui uji coba peluncuran rudal balistik Hwasong-12, militer Korut tidak hanya melakukan gertakan.

Author: A. Winardi