Ini Dia Ratnik, Standar Baru Gear Prajurit AD Rusia

3656

Biarpun anggaran pertahanan negaranya tidak sekencang ketika masa Uni Soviet, AD Rusia sendiri terus berbenah mengejar ketertinggalannya dari Barat. Maklum saja, masyarakat awam pun susah lepas dari imej tentara Uni Soviet, yang stereotipenya mengenakan topi bulu Ushanka dan menyandang senapan serbu ikonik AK-47 sambil membawa tas kulit berisi peralatan dan amunisi yang disampirkan di pundak. Retro dan klasik sekali, walaupun tren anak muda jaman sekarang sebenarnya juga senang mengingat masa lalu.

Melalui serangkaian insiatif pengembangan teknologi, AD Rusia memperkenalkan standar prajurit individu masa depan dengan kode Ratnik. Ratnik dibagi atas beberapa fase dan mencakup puluhan item mulai dari yang terkecil seperti ransum harian, sistem sensor pendeteksi kondisi dan posisi kawan, sampai dengan senapan serbu generasi baru.

Fase pertama atau Ratnik-1 dieksekusi pada 2014 lalu. Ratnik-2 mencapai IOC (Initial Operational Capability) pada 2016 dan Ratnik-3 akan dirilis pada 2017.

Secara umum, seorang prajurit AD Rusia yang menerima paket Ratnik akan mengenakan seragam baru yang berbahan sintetik dengan serat polimer yang lebih tahan api dan juga serpihan kecil.

Seragam yang terdiri dari kemeja dan celana ini dicetak dalam warna kamuflase Flora digital, yang sudah diuji coba sejak 2008 dengan nama resmi EMR (Edinaya Maskirovochnaya Rascvetka).

Nama lain yang juga populer adalah Tsifra atau Tetris, yang terdiri dari warna dasar hijau zaitun dan diimbuhi motif mikro piksel hijau tua, hitam, dan coklat kemerahan untuk versi musim panas. Ada pula varian EMR untuk wilayah Utara yang dingin, versi musim dingin, dan pertempuran kota.

Selain seragam, tiap prajurit akan kebagian sistem perlindungan berupa rompi taktis 6B43 atau 6B45 buatan perusahaan Technikom. Rompi ini dibagikan satu set dengan kerah pelindung berbahan Kevlar, pelindung bahu, dan juga flap pelindung selangkangan.Semua bisa dilepas dengan menyisakan rompinya saja.

Rompi 6B43/ 6B45 didesain dengan sistem modular menggunakan webbing yang menyerupai MOLLE untuk menyantelkan beragam pouch. Pelat keramik-boron sebagai penahan peluru dapat diganti-ganti dengan tiga macam ketebalan.

Versi dasar dari 6B45 memiliki bobot 8 kg dengan level proteksi NIJ II/BR II, atau mampu menahan hantaman munisi berkecepatan rendah seperti proyektil pistol dan pistol mitraliur konvensional.

Versi kedua adalah versi medium, dengan insert pelat keramik Granit pada bagian depan dan pelindung bahu. Pelat ini memiliki level proteksi NIJ III/BR5, mampu menangkal terjangan proyektil 5,56x45mm M855/SS109 atau peluru 7,62x39mm.

Versi kelas berat dari rompi ini memperoleh pelat Granit pada bagian depan dan belakang sebanyak masing-masing dua buah yang disusun berlapis. Dengan rating balistik NIJ IV/ BRVII rompi versi ini akan mampu menahan terjangan peluru 7,62x51mm NATO AP (Armor Piercing). Rompi ini juga memiliki sistem pelepasan darurat, yang dapat dibuka hanya dengan menarik satu kabel saja dalam waktu tiga detik.

Komponen penting lain dari Ratnik adalah helm 6B47 yang dibuat oleh perusahaan Armokom yang berlokasi di Moskow. Helm tempur ini merupakan helm balistik Rusia pertama yang berbasis komposit, dengan kemampuan menahan impak proyektil 9 mm dari jarak 10 m dan pecahan proyektil artileri.

Bobotnya hanya 1,2 kg sehingga tidak membuat penggunanya cepat lelah. 6B47 sudah pula dilengkapi dengan dudukan untuk memasang teropong NVG atau teropong termal. Helm 6B47 dirilis bersama kain penutupnya yang dikamuflase serupa seragamnya, dan goggle atau kaca penutup wajah 6B34 dan kain penutupnya.

Untuk sistem senjata, militer Rusia memutuskan untuk menyandang senapan serbu AK-12 menggantikan AK-74, setelah mengevaluasi sejumlah kandidat.

ratnik 2

AK-12 memang cukup konvensional dibanding pesaingnya, namun menawarkan modularitas pemasangan aksesoris dan bobot yang ringan, dengan ergonomi yang cukup baik. Selain AK-12, diperkenalkan pula varian terbaru SVD Dragunov dengan popor baru yang bisa dilipat. Selain itu, senjata baru ini juga dilengkapi bantalan bahu yang bisa dinaikkan, serta spacer yang bisa disesuaikan panjangnya.

SVD Dragunov baru ini juga dilengkapi dengan teleskop termal. Untuk senapan mesin pun disiapkan senapan mesin PKM yang dimodernisasi dengan popor baru dan peredam suara, serta optik untuk senapan mesin.

Secara umum, AD Rusia terus melakukan pengadaan dan pengembangan sistem Ratnik secara berkala, dengan pembelian 50.000-70.000 item yang ada pada sistem Ratnik per tahunnya.

Militer Rusia berharap pada tahun 2020 seluruh unit yang diperkirakan akan ditugaskan ke garis depan atau ke front sahabat di luar negeri sudah bisa menerima seluruh perlengkapan standar Ratnik, sehingga dapat memberikan keunggulan terhadap lawan-lawannya.

Author: Aryo Nugroho