AK-47, Senapan Pemusnah Hasil Perselingkuhan StG-44 dan M1 Garand

3339
ak-47
Mikhail Kalashnikov memegang senapan otomatis ciptaannya, AK-47. Sumber gambar: foxnews.com

Sturmgewehr-44 (StG-44) merupakan senapan serbu legendaris buatan Jerman yang lahir ketika pasukan infanteri Jerman saat masa Perang Dunia I dihadapkan dengan sebuah kebutuhan lapangan. Bukan sembarang senapan, dengan munculnya StG-44 ke dunia, senapan ini menjadi inspirasi penciptaan senapan pemusnah paling dahsyat asal Rusia, senapan otomatis Avtomat Kalashnikova (Автомат Калашникова)-47 atau yang tenar dengan sebutan AK-47.

Ada pendapat yang menyatakan bahwa lahirnya senapan legendaris yang didesain Mikhail Kalashnikov ini, AK-47, merupakan hasil adopsi dari StG-44 (dahulu bernama Maschinenpistole-44/MP-44). Secara konsep memang ada benarnya bahwa AK-47 ini meniru  StG-44 sebagai senapan serbu. AK-47 pun memiliki selektor untuk menembak  dan bentuk yang relatif hampir mirip pula.

Baca Juga:

Toko Senjata Buka Lapak Di Bandara

Dua Senapan Terbaru Kalashnikov Jadi Pusat Perhatian di Army 2016

ak-47
Senapan serbu Sturmgewehr-44 (StG-44). Sumber gambar: Wikia

Pada Oktober 1945, Hugo Schmeisser, sang creator StG-44, dibawa paksa oleh Soviet (sekarang Rusia) untuk menyempurnakan mekanisme StG-44 serta mengembangkan senapan baru di pabrik senjata Izhevsk hingga tahun 1952. Tak hanya itu, ribuan cetak biru StG-44 dari pabriknya di Suhl beserta peralatannya juga diboyong ke Izhevsk yang berlokasi di dekat pegunungan Ural.

AK-47 sejatinya merupakan sebuah penyempurnaan dan gabungan dari beberapa inovasi senjata sebelumnya. AK-47 kemudian tercipta sebagai sebuah senjata baru yang lebih andal, lebih ringan (bobot 3,8 kg) dan lebih murah ongkos produksinya.

ak-47
Senapan M1 Garand. Sumber gambar: The Truth About Guns

Mekanisme yang diadopsi AK-47 antara lain, picu dan sistem penguncian mengadopsi M1 Garand, sistem pengamanan mengadopsi senapan Remington Model 8, dan sistem pengoperasian gas serta bentuk, termasuk magasen relatif mengadopsi StG-44.

Meskipun begitu, antara AK-47 dan StG-44 tetap memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Hal tersebut antara lain adalah komposisi badan utama senapan dengan komposisi popor, rifling twist (ulir di dalam laras), penekan gas (suppressor), pegas dari picu, baut pelatuk (AK-47 rotating bolt dan StG-44 tilting bolt) serta muzzle (moncong senapan).

Baca Juga:

AK-12, Revolusi Terbaru Kalashnikov

Ini Bukti Polri Piawai Modif Senapan M16

AK-47 dinyatakan sebagai senapan resmi untuk prajurit Soviet pada akhir tahun 1949 saat Hugo Schmeisser masih bekerja di pabrik Izhevsk.

Author: Delly Soewandi, Rewrite: Ery