GMF Dukung Pemerintah Perkuat Program Diplomasi dengan Afrika

2298
gmf
Sumber gambar: Polsri.ac.id

Menjadi salah satu delegasi dalam kunjungan kerja kenegaraan, GMF AeroAsia bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia bertandang ke beberapa negara Afrika dalam rangka membangun hubungan diplomasi antara Indonesia dan Afrika.

Kunjungan bersama menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir tersebut tertuju ke empat negara yakni, Nigeria, Senegal, Kenya dan Ethiopia yang berlangsung pada 3 hingga 10 Juni 2017. Momentum ini dimanfaatkan GMF untuk membawa misi menambah international footprint-nya di kawasan Afrika demi menunjang ekspansi bisnisnya.

Pada kesempatan ini GMF juga melakukan commemoration perjanjian kerja sama dengan Max Air, maskapai asal Nigeria, yang merupakan penguatan kerja sama yang sudah dilakukan tahun 2013. Perjanjian Kerjasama tersebut Max Air mempercayakan perawatan C-Check & D-Check 3 pesawat Boeing 747-400 milik mereka serta program engineering & maintenance planning kepada GMF.

“Kerja sama dengan Max Air merupakan salah satu upaya GMF dalam menambah international footprint di kawasan Afrika. Kami juga berharap kerjasama ini akan diikuti oleh kerja sama lainnya dikawasan Afrika ini,” katanya SVP Marketing & Business Development GMF Leonardus Andriyanto.

Menurutnya, dengan kunjungan ini GMF mencoba membuka peluang baru dengan maskapai dari Senegal, Kenya dan Ethiopia yang notabene merupakan negara-negara yang akan dikunjungi rombongan Kemenenlu. Peluang peluang ini tidak lepas dari strategi perusahaan demi menyokong pencapaian visi menjadi sepuluh besar perusahaan Maintenance Repair & Overhaul (MRO) di dunia.

Sementara itu, Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri, Daniel Simanjuntak mengatakan bahwa GMF merupakan salah satu entitas bisnis strategis yang dapat diperdagangkan ke negera-negara Afrika. Menurutnya, lawatan ini akan kami manfaatkan untuk menjual produk kedirgantaraan Indonesia misalnya GMF dan juga PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Ia menambahkan, pihaknya akan turut membantu GMF dan entitas bisnis lainnya dalam mendapatkan kerja sama strategis dengan negara-negara di Afrika. Dalam beberapa tahun terakhir Indonesia aktif melakukan kerja sama perekonomian dan perdagangan dengan sejumlah negara di Afrika.

Ditambah dengan rencana gagasan Indonesia ditahun 2018 akan mendirikan forum internasional pertemuan negara-negara Afrika akan semakin memperkuat hubungan kerja sama ekonomi antara Afrika dan Indonesia.

“Forum itu akan membahas isu pendorongan ekonomi, potensi bisnis dan kerja sama konkrit di bidang keamanan,” pungkasnya.

Author: Fery Setiawan