Buntut Pilot Mabuk, Dirut dan Dirprod Citilink Ajukan Pengunduran Diri

5326
pilot citilink
Potongan video yang menunjukkan tingkah laku seorang Pilot maskapai Citilink (lingkaran merah) yang diduga mabuk saat menjalani pemeriksaan di pintu masuk Bandara.

Sebagai rasa tanggung jawab atas kejadian penerbangan Citilink Indonesia QG800, Direktur Utama Albert Burhan dan Direktur Produksi (Operasi & Teknis) Hadinoto Soedigno mengajukan surat penguduran diri. “Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan mungkin ketidakmampuan kami,” ujar Albert di Jakarta tadi (30/12) sore.

Surat penguduran diri pucuk pimpinan dan direktur  yang bertanggung jawab atas operasional penerbangan tersebut segera disampaikan kepada pemegang saham anak usaha Garuda Indonesia Group itu. “Diterima atau tidaknya penguduran diri Dirut dan Dirprod itu bagaimana keputusan pemegang saham nanti,” kata Benny S Butarbutar, VP Corporate Communication Citilink Indonesia.

Albert tidak banyak memberi keterangan soal penguduran dirinya, yang disampaikan pada akhir jumpa pers tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) pilot Citilink yang bermasalah sewaktu akan menerbangkan pesawat A320 pada penerbangan QG800 itu. “Saya sudah sampaikan soal penguduran diri itu secara lisan dan segera akan ajukan surat resminya. Begitu juga pak Hadinoto,” ungkapnya. Pada acara tersebut, Hadinoto yang mantan Dirut GMF AeroAsia itu tidak hadir.

Albert Burhan menjadi Dirut Citilink menggantikan M Arif Wibowo, yang menjadi Dirut Garuda Indonesia pada 12 Desember 2014. Banyak inovasi yang dilakukannya, yang menjadikan Citilink memiliki reputasi yang baik dan meraih Indonesia Leading LCC enam tahun berturut-turut.

Author: Reni Rohmawati