Bus JAConnexion Siap Antar Penumpang dari Hotel ke Bandara

539
Bandara
Sumber gambar: Reni Rohmawati

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyiapkan sarana angkutan massal bus dan microbus dari mal-mal dan hotel-hotel ke bandara. Sistem pelayanan baru ini disebut Jakarta Airport Connexion (JAConnexion), yang rencananya akan diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 30 Mei nanti.

“Kami ingin mengajak penumpang pesawat terbang dan masyarakat yang akan ke bandara agar mau naik kendaraan umum,” ucap Elly Adriani Sinaga, Kepala BPTJ di Jakarta, Jumat (26/5).

Perjalanan ke dan dari bandar udara di kawasan Jabodetabek memang terus bertumbuh dan berkembang. Hal ini terjadi seiring pertumbuhan jumlah penumpang pesawat terbang yang berangkat dan tiba di bandara tersebut.

Sebut saja pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang pada tahun 2016 mencapai angka lebih dari 60 juta orang. Ditambah dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma yang pergerakannya sekitar 1,5juta orang.

Karena bandara bukan asal dan tujuan akhir perjalanan, maka dibutuhkan angkutan terusan untuk mengantarkan masyarakat ke tujuan akhir perjalanan mereka. Oleh karena itu, keberadaan angkutan terusan itu sangat penting, baik kuantitas maupun kualitas pelayanannya.

Upaya untuk mendorong penggunaan angkutan umum di wilayah Jabodetabek, menurut Elly, memang perlu terus dilakukan mengingat jumlah pergerakan penduduk di wilayah Jabodetabek akan terus bertambah.

Elly mengatakan, pada tahun 2015 jumlah pergerakan penduduk di Jabodetabek tercatat 47,5 juta per hari. Kencederungan pertumbuhan kendaraan bermotor pun masih sangat tinggi; rata-rata 12 persen per tahun. Hal ini kian menimbulkan permasalahan yang sangat serius mengingat pertumbuhan prasarana berupa infrastruktur jalan relatif kecil; rata-rata 0,01 persen per tahun.

Adanya JAConnexion akan mengurangi jumlah kendaraan yang bergerak dari  kawasan Jabodetabek ke bandara. Akses langsung dari dan menuju bandara menggunakan bus layanan premium ini pun memudahkan penumpang pesawat terbang, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Untuk saat ini, layanan JAConnexion beroperasi dari 20 hotel di seputar Jabodetabek. Tercatat 91 bus yang nyaman dan aman tergabung dalam JAConnection dengan operator  Perum DAMRI, Big Bird, Sinar Jaya, dan PPD. Tarifnya direncanakan antara Rp25.000-Rp50.000. Pada Selasa (30/5) nanti, total kendaraan JAConnexion yang akan diresmikan ada 33 bus dari hotel dan 58 bus dari mal.

Author: Reni Rohmawati